Cisco Zero Trust Access
Cisco Zero Trust Access merupakan solusi keamanan berbasis konvergensi jaringan dan identitas yang dirancang untuk menerapkan prinsip hak akses terendah (least privilege) tanpa mengorbankan kenyamanan maupun kecepatan bisnis. Setiap permintaan akses diverifikasi secara ketat berdasarkan identitas pengguna, postur perangkat, dan konteks sebelum koneksi diberikan ke aplikasi apa pun.
Empat Pilar Utama Cisco Zero Trust Access
Arsitektur Zero Trust Cisco dibangun di atas empat fondasi utama untuk memberikan perlindungan menyeluruh:
- Keamanan AI dan IoT: Memberikan visibilitas mendalam terhadap ribuan aplikasi serta kontrol berbasis konteks untuk mengamankan penggunaan kecerdasan buatan (*AI*) dan perangkat IoT di perusahaan.
- Pencegahan Impostor & Ancaman Identitas: Menghentikan kepercayaan butuh (*blind trust*) antara proses autentikasi dan akses dengan verifikasi perilaku pengguna secara berkelanjutan melalui mesin kebijakan tunggal.
- Dukungan Segala Jenis Aplikasi & Arsitektur: Melindungi akses ke semua aplikasi baik berbasis SaaS maupun aplikasi lama (*legacy*) melalui satu klien tunggal yang menangani ZTNA, VPNaaS, dan banyak lagi.
- Pengalaman Pengguna yang Andal: Memanfaatkan teknologi mutakhir seperti SD-WAN, protokol MASQUE, dan QUIC untuk memastikan konektivitas tetap responsif serta mulus di berbagai kondisi jaringan.
Titik Awal Implementasi Strategis
Perusahaan dapat memulai transformasi keamanan Zero Trust sesuai dengan prioritas bisnis yang paling mendesak, seperti:
- Modernisasi VPN: Mempermudah migrasi dari VPN konvensional di tempat (*on-premises*) menuju akses berbasis *cloud* (VPNaaS) yang lebih cepat dan aman.
- Perlindungan Identitas: Mengamankan identitas pengguna dari serangan berbasis kredensial menggunakan autentikasi multifaktor (*MFA*) yang tahan terhadap *phishing*.
